Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

BUKAN HAKIM, MAIN HAKIM

Insyafkah ketika kita di jalanan? Orang y ang mengemudi lebih lamban kita perkatai , “Lambat!” atau “ Dia b isa nyetir, nggak , sih ?” Orang y ang berkendara lebih kencang juga tak luput , “ Dasar, n ekat!” atau “ Ngg ak sayang nyawa.” Jadi , kecepatan berapa kah yang paling tepat? Tentu saja , kecepatan kita . Entah berapa pun kilometer per jam, pokoknya kecepatan kitalah yang paling tepat. Kini, di gereja. Suasana pujian menguar di udara . Tetangga kiri bersemangat. Timbul pikir an , “ Sepertinya d ia baru ditolong Tuhan, pantas girang banget .” Tetangga di kanan pun tak lolos dari pengamatan. Dia b ernyanyi tanpa tenaga. Tidak mengangkat tangan, mata nya nanar ke depan. Dalam hati kita berkata , “Kasihan, malas gerak. Tanpa sukacita, pasti lagi banyak masalah.” Sekarang tebak, jemaat mana yang punya gaya memuji paling tepat? Ya, benar. Kita. Gaya kita lah yang paling tepat. Lagi b ersemangat? Menangis? Berjingkrak? Teduh? Norak ? Tak peduli. Asal itu gaya kita, maka gay...

TETANGGA MASA’ GITU?

  Kerumunan begitu riuh. Mereka mendaftar keluhan: “Pak hakim, tetangga saya buang sampah di tempat saya.” Yang lain menyahut, “Tanaman tetangga merusak pagar saya. Waktu saya tanya, malah dia yang marah.” Lagi, “Bagaimana dengan saya? Sebelah rumah mengeluh terus . T ak tahan bau amis ikan . Padahal, saya berjualan ikan. ” Hakim bertanya , “Memang nya tetangga macam apa yang kalian inginkan?” Jawaban pun berhamburan, “Yang tahu buang sampah di tempatnya sendiri.” Disusul, “Yang tanaman atau binatang peliharaannya nggak merusak rumah tetangga.” Masih ada lagi, “Yang rela bau amis karena tetangganya sedang cari nafkah , ” “Yang mau men yapa orang ,” “Yang gampan g memaafkan kesalahan orang , ” “Yang suka traktir makan,” “Yang suka kirim makanan.” “Kalau begitu,” sela sang hakim , “mulai hari ini, jadilah tetangga seperti yang kalian inginkan itu.” Mereka tercenung. Riuh pun mereda. * Kawan, m enuntut perubahan dari diri orang lain bisa menghabiskan waktu, energi, da...